Rindunya Membahas Islam di Yunani

Rindunya Membahas Islam di Yunani

Jadi negara Yunani ini atau juga Greece menjadi salah negeri yang dikenal sebagai negerinya para Dewa dan beribukota langsung di Athena serta menjadi nama salah satu Dewa Dewinya bangsa Yunani sana. Negeri yang dulunya ini adalah wilayah dari kekuasaan Kekaisaran Byzantium atau Romawi Timur dan saat ini sudah menjadi sebuah Republik di Benua Eropa dan satu-satunya yang memang ibukota negaranya sendiri tidak memiliki satupun masjid di dalamnya. 

Adanya dua tetangga diantara negara Turki dengan Yunani yang tampaknya tidak pernah terlihat akur, dan sejarah masa silam mau tidak mau akan terbawa langsung ke amsa Modern ini. Yunani sendiri yang Notabennya menjadi negara kelanjutan dari Byzantium di era Modern sedangkan untuk Turki tidak lain menjadi sebuah kelanjutan dari pusat Imperium Utsmaniyah dan terus saja menjadi sentimen diantara hubungan keduanya. 

 

Muslim di Negara Yunani 

Muslim atau pemeluk agama Islam di negara ini menjadi minoritas. Yang mana hasil dari sensus tahun 1991 jumlah muslim di negaranya tersebut tercatat sudah sejumlah 97,605 jiwa atau hanya sekitar mendapatkan persentase 0.91% saja dari semua keseluruhan penduduknya. Sedangkan untuk data kementerian yang dimiliki oleh luar negeri Amerika Serikat sudah menunjukkan langsung angka jauh lebih besar. Muslim Yunani hanya terdiri sekitar 140.000 jiwa atau hanya mencapai persentase 1,24% dari keseluruhan penduduk Yunani. 

Jadinya, muslim di sana langsung terkonsentrasi pada wilayah Western Thrace di bagian Barat yang adanya di wilayah Utara Yunani berbatasannya juga langsung secara resmi dnegan negara Turki dan dulunya memang masuk sebagai bagian wilayah dari Imperium Utsmaniyah Turki. Dan muslim yang tinggal disini memang terdiri langsung dari berbagai suku bangsa dan sudah berbaur menjadi satu. 

Suku bangsa dari Turki ini, Bulgaria yang bisa berbicara bahasa Pomaks dan sebagian kecil ada juga keturunan langsung dari orang Yunani yang beragama Islam dimasa kekuasaan Utsmaniyah. Identitas asli dari Muslim Western Thrace Yunani memang sudah menjadi sebuah perdebatan antara Pihak Yunani dengan Turki. Disini pihak dari Turki memang beranggapan langsung bahwa Muslim di sana sebagian besar berasal dari Turki. Dan dari Pihak Yunani sendiri menjadi muslim dari Etnis Pomak dan penduduk pribumi yang kemudian akan masuk Islam serta bisa menggunakan bahasa serta budaya Turki di masa kekuasaan Utsmaniyah. 

 

Melakukan Pertukaran Penduduk Sejak Tahun 1923 

Turki dengan Yunani sudah menandatangani perjanjian Treaty of Lausanne tahun 1923 mengenai pertukaran penduduk di antara kedua negara tersebut pasca adanya Perang Balkan. Dari kesepakatan tersebut, ada kiranya 1,5 juta orang Greek Antolian atau memang Orang Yunani yang tinggal di semenanjung Anatolia dan menjadi wilayah Turki yang harus bisa meninggalkan wilayah tersebut ke wilayah teritorial Yunani. Kurang lebih inti dari pertukaran penduduk ini adalah : 

  1. Perjanjiannya sendiri langsung saja mengecualikan daerah Western Thrace, lalu 300 orang Turki yang ada di Pulau Rhodes, sampai dengan 200 orang Turki yang ada di pulau Kos. 
  2. Perjanjian ini mengatur juga tentang perpindahan dari penduduk Turki beragama Kristen Ortodox. Yang mana, mereka semua akan dipindahkan langsung ke Wilayah Yunani terpisah dengan wilayah Istanbul Yunani daerah Konstantinopel, Imbros, dan juga Tenedos atau Bozcaada dan semua orang Turki yang nantinya tinggal di Yunani akan dilakukannya pemindahan terpisah dari Muslim Yunani di wilayah Thrace Yunani. 
  3. Terdapat Konsekuensi untuk para Muslim yang tinggal di Western Thrace serta Pulau Rhodes akan menjadi minoritas Muslim yang nantinya tinggal di Yunani. Dan disini Muslim Western Thrace sudah mencapai persentase sebesar 28.88% dari puncak keseluruhan populasi mengenai wilayah tersebut. 

Dari sini kalian akan tahu, adanya Western Thrace ke dalam 5 daerah yakni : (1) Regional Unit Kavala, (2) Drama, (3) Evros, (4) Radopi dan terakhir adalah (5) Xanthi. Untuk muslim yang ada di Regional Unit Radopi bisa mencapai 51,77% dari keseluruhan atau jumlah total penduduknya. Lalu di wilayah Xanthi sendiri sekitar 41,19% dan terakhir untuk Regional Unit Evros sendiri sebesar 4,65% saja. 

 

Penduduk yang Tidak termasuk Homogen di Yunani 

Adanya Umat Kristen yang dipindahkan ke Yunani serta Turki ini terdiri langsung dari berbagai macam etnis yang tidak saja etnis ini dari Yunani yang termasuk pada mereka berbicara dalam bahasa Georgia, Arab, sampai dengan Turki. Begitu juga dengan Muslim, yang dipindahkan ke wilayah Turki ini tidak semua orang ini asalnya dari Turki. Diantaranya masih ada yang berasal dari Etnis Albania, lalu Bulgaria, Vlach, dan juga dari Etnis Vallahades yakni daerah Western Greek macedonia. 

Hal ini memang masuk kaitannya dengan System dari millet yang dulunya sudah dipakai pada masa kekuasaan Utsmaniyah Turki. Yang kita tahu bahwa Turki ini adalah : 

1) Kesetiaannya dalam mendalami agama

2) Negara yang sulit sekali dibedakan karena memakai agama sebagai hukum negaranya.

3) Turki dan Yunani sudah menjadi Bapak dari berbagai macam suku bangsa yang ada di wilayah ini dengan pertaliannya pada agama yang erat. 

Tepat di tahun 1922 adanya minoritas Islam di Western Thrace dan tinggal disana pada bagian Utara Yunani yakni 86.000 Jiwa. di dalamnya juga terdiri langsung dari 4 kelompok etnis seperti : Turki ( dengan sebutan Western Thrace Turks ), Pomaks ( Menjadi muslim Slavia yang menggunakan bahasa Bulgaria ), Muslim Roma dan tentunya terakhir adalah Muslim Yunani. Dengan masing-masing dari mereka memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. 

Langsung merujuk pada Pemerintahan Yunani, dimana Muslim disana berbahasa Turki pada wilayah ini yang mencapai 50% lalu disusul dengan Muslim yang bisa berbahasa Pomaks dengan persentase mencapai 35% dan Muslim Roma tentunya mencapai 15%. Disana bisa diakui bahwa Pemerintahnya sendiri sangat amat enggan menyebutkan 50% ini sebagai POyur Muslim Turki dan mengganti atau menyebutnya dengan “ Muslim yang Berbahasa Turki “. 

 

Keadaan Muslim Yunani pada saat Ini !

Jadi, untuk Minoritas Muslim yang ada di Yunani bisa mendapatkan atas hak-hak yang sama dengan Mayoritas penduduk Yunani lainnya. Termasuk dalam hal ini adanya hak terhadap perlindungan dari tindakan diskriminasi serta kebebasan menjalankan agama dan diatur langsung dalam pasal 5 serta pasal 13 dari Konstitusi Yunani. Dan di wilayah Western Thrace sendiri sudah ada 3, yakni dari sekitar 270 orang imam dan juga sisanya 300 masjid yang di bangun disana. 

Pada bidang Politik, Muslim Minoritas yang ada di Yunani ini sudah langsung saja terwakili di Parlemen dan saat ini sudah diwakili oleh anggota PASOK Cetin Mandaci serta Ahmet Haciosman. Dan dalam pilkadanya di tahun 2002 silam yang langsung saja terpilih sekitar 250 orang muslim duduk di Bangku Konsul pada tingkat kota dan juga Prefectural. Bahkan bisa dikatakan ini adalah wakil Perfect yang mana semacam wakil gubernur dari Unit Regional Rhadopi tadi sebagai Seorang Muslim. 

Organisasi dari aktivis pada hak asasi terbesar di antara Minoritas Muslim Turki yang ada di negara Yunani ini adalah Turkish Minority Movement for Human and Minority Right. 

Sisanya, masih tersebar dalam beberapa bidang pendidikan serta keluhan para Muslim yang ada di Yunani sana. Itulah beberapa hal yang bisa kami bahas mengenai rindu agama Islam di Yunani !!