Tradisi Unik Ini Hanya Dilakukan Pada Saat Lebaran Saja

Tradisi Unik Ini Hanya Dilakukan Pada Saat Lebaran Saja

Setelah kita para umat Muslim menempuh puasa selama satu bulan penuh, umat Muslim akan merayakan hari kemenangan atau hari raya Idul Fitri. Beberapa negara di dunia mempunyai beberapa tradisi yang sangat unik dan juga menarik untuk merayakan Idul Fitri ini. Misalnya itu melukis tangan menggunakan henna agar tangan terlihat indah, makan makanan khas di negara, kompetisi unik hingga ada juga tradisi membersihkan makam.

Hari Raya Idul Fitri selalu disambut dengan suka cita seluruh muslim di dunia. Jika di Indonesia, Lebaran ada tradisi mudik dan silaturahmi ke rumah sanak saudara di hari raya. Tidak kalah dengan di Indonesia, umat Islam di berbagai negara juga punya cara dan tradisi unik merayakan Idul Fitri. Berikut ini beberapa tradisi yang unik yang dilakukan pada saat hari kemenangan di dunia. Berikut diantaranya :

 

Seker Bayrami di Turki

Pesta Gula (Seker Bayrami atau Idul Fitri) adalah festival yang digelar selama 3 hari setelah berakhirnya Ramadhan. Dilansir dari Istanbul Insider, dalam acara Seker Bayrami, masyarakat akan memilih permen untuk merayakan akhir Ramadhan selama Pesta Gula ini berlangsung di Istanbul, Turki. Kata “Bayram” merupakan istilah yang digunakan dalam Bahasa Turki untuk liburan yang dirayakan secara nasional, baik resmi maupun keagamaan. Ada dua istilah dalam bahasa Turki untuk liburan ini, antara lain Ramazan Bayram? (Pesta Ramadhan) mengambil namanya dari bulan Ramadhan dan ?seker Bayram? (Pesta Gula) datang berkat makanan istimewa dan kebanyakan manis yang disajikan untuk pengunjung. 

Festival Seker Bayrami, Meriahnya Festival Idul Fitri di Turki

Saat Seker Bayrami berlangsung, penduduk setempat merasakan libur sekolah dan libur dari rutinitas pekerjaan mereka selama tiga hari. Orang-orang membersihkan rumah mereka, berbelanja makanan manis seperti permen dan coklat, dan menyiapkan kue-kue tradisional, seperti baklava. Tidak hanya itu, masyarakat juga membeli pakaian agar terlihat gagah, nama pakaian itu yakni Bayramlik. Selama Pesta Gula, penting untuk menghormati orang tua, oleh karena itu sebagian besar generasi muda mengunjungi orang yang lebih tua. Salah satu favorit dari Pesta Gula adalah tradisi anak-anak berkeliling di lingkungan mereka, dari pintu ke pintu dan berharap orang-orang mendapatkan bayram dengan bahagia.

 

Perempuan Melukis Tangan di Afghanistan

Masyarakat Muslim di Afghanistan biasanya melakukan persiapan 15 hari sebelum perayaan Idul Fitri dilaksanakan. Idul Fitri ditandai di Afghanistan dengan tradisi dan adat istiadat tertentu sebagai negara Muslim lainnya di dunia. Dilansir dari Bakhtar News, persiapan untuk perayaan Idul Fitri dimulai dengan aktivitas warga pergi ke pasar dan membeli bahan makanan, pakaian dan hal-hal yang diperlukan seperti sepatu dan piring. 

10+ Jasa Henna Art Terbaik di Palopo » Malili Pos

Selain itu, sebagian besar keluarga mengikuti tradisi mereka seperti membersihkan rumah, membeli perabot dan karpet dan lainnya untuk rumah mereka. Tradisi di Afghanistan yang menarik yakni perempuan di Kabul, terutama anak perempuan berkumpul bersama dan menghias henna ke tangan mereka. Motif yang digambarkan yakni bunga dan desain lainnya.

 

Berziarah di Mesir

Berziarah di Kota Mati - Alif.ID

Sebagian besar umat Islam di Mesir memiliki kebiasaan dan tradisi yang berbeda untuk menghabiskan hari pertama Idul Fitri. Namun, semua kebiasaan pada akhirnya bertujuan pada pertemuan keluarga, perayaan, dan meluangkan waktu guna menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan. Dikutip dari Egypt Today, hari pertama Idul Fitri biasanya dimulai dengan melakukan shalat Id di Masjid. Setelah doa, beberapa orang Mesir pergi ke taman-taman umum untuk merayakan atau memilih pertemuan keluarga yang dapat dinikmati anggota termuda keluarga Eidi. Eidi, atau biasa kita menyebutnya (Ediea), adalah salah satu kebiasaan paling menyenangkan selama Idul Fitri. Para orang dewasa dalam keluarga termasuk ayah, paman, kakek, dan ibu memberikan sejumlah uang sebagai hadiah kepada anak-anak muda. Meskipun tidak menjadi salah satu tradisi yang paling menyenangkan, tetapi beberapa orang Mesir lebih suka pergi berziarah. Mereka mengunjungi makam orang yang mereka cintai, dan menempatkan mawar di dekat mereka.

 

Mengunjungi Masjid Niujie di China

Masjid Niujie Bukti Kehadiran Islam di China : Okezone Muslim

Banyak warga negara asing yang juga umat Islam merayakan Idul Fitri dengan penduduk setempat di Masjid Niujie, masjid terbesar di Beijing. Dikutip dari Global Times, Masjid Niujie dibangun pada 996 selama Dinasti Liao (916-1125AD). Komunitas Muslim membangun masjid dengan gaya arsitektur tradisional China, sedangkan dekorasi interiornya dilakukan dengan gaya Islam. Setelah shalat subuh di Masjid Niujie, umat Islam menikmati makanan jalanan bersama teman dan kerabat mereka. Toko-toko di sepanjang jalan penuh dengan orang-orang yang sibuk membeli daging domba, sapi, dan makanan lainnya. Banyak toko menggantung spanduk bertuliskan “Selamat Idul Fitri!” Taj Mahal Selesai Dibangun, Bagaimana Prosesnya? 

 

Makan Biskuit Kahk di Tunisia 

10 Camilan Khas Lebaran dari Berbagai Belahan Dunia. Enaknya Nggak Kalah  dari Nastar

Kota Hammam Al-Ghezzal di utara ibu kota Tunisia tidak hanya dikenal karena pantainya yang berkelas dunia tetapi juga karena tradisinya yakni kuliner dan lainnya. Menurut pemberitaan, sejak dulu penduduk setempat telah menandai perayaan Idul Fitri dengan membuat kahk. Kahk merupakan biskuit berbentuk bagel yang diisi dengan kurma. Umumnya, biskuit ini telah dipersiapkan oleh perempuan Tunisia selama bulan Ramadhan. Dalam proses pembuatan kahk memerlukan beberapa tahapan yang melelahkan, sebab kahk merupakan biskuit tradisional. Adapun tahapannya seperti mencuci dan mengeringkan gandum, ditambahkan Rosewater, ditata selama dua hari, dioleskan mentega, membentuk adonan, dan dapat juga dibentuk menjadi bentuk yang menyerupai bunga atau ikan.

 

Festival Manisan di Turki

Umat muslim di Turki menempatkan Idul Fitri lebih penting dibanding Idul Adha, sama seperti tradisi Indonesia. Pemerintah Turki menetapkan libur nasional sebanyak tiga hari di luar hari raya. Namun yang berbeda dari perayaan Idul Fitri yakni adanya permen atau gulali yang melimpah di rumah-rumah keluarga muslim Turki setelah Salat Id.

Mau Tahu ? Ini Jenis Permen Populer Di Dunia - Javamifi Blog

Warga setempat menyebut Idul Fitri sebagai ‘Hari Raya Gula’ alias Seker Bayram. Setiap keluarga akan mengantarkan manisan, permen, dan semacamnya ke tetangga mereka. Permen ini jadi komponen wajib, sudah biasa jika anak kecil akan berkeliling kampung untuk mencari gula-gula sebanyak mungkin. Bagi orang Barat, tradisi Idul Fitri di Turki sekilas lebih mirip Helloween.

 

Perang Telur di Afghanistan

Merayakan Ramadan, Negara Ini Punya Tradisi Perang Telur Rebus | Diadona.id

Masyarakat Afghanistan memiliki cara unik untuk merayakan hari Raya Idul Fitri. Tradisi unik di Afganistan dikenal dengan Tokhm-Jangi atau perang telur. Satu pemain mengadu telur yang mereka bawa dengan pemain lain, hingga telur tersebut pecah. Biasanya tradisi ini dilakukan di taman-taman dan telur yang dibawa warna-warni.

 

Makanan Ikan Asin dan Acar di Mesir

Resep Cara Membuat “Mukholil” atau “Tursi” Mesir - Misykati

Mesir juga melakukan tradisi Lebaran. Ketika hari kemenangan itu datang, umat Muslim melakukan shalat Ied dan juga silaturahmi seperti kebanyakan lainnya. Namun, ada sedikit yang berbeda, yakni mereka akan berkumpul pada satu tempat dan memakan makanan yang khas dengan Lebaran, yaitu Ranja. Makanan ini berasal dari ikan asin dan acar. Momen makan bersama ini merupakan upaya untuk mendekatkan silaturahmi antar masyarakat di Mesir.

 

Mudik dan Sungkem di Indonesia

Cerita Akhir Pekan: Mengenal Tradisi Sungkeman Lebaran di Indonesia -  Lifestyle Liputan6.com

Indonesia memiliki keragaman tradisi mudik yang paling banyak. Sebelum Lebaran datang, digunakan untuk perantau kembali ke kampung halamannya. Biasanya momen ini dikenal dengan istilah “Mudik”. Tak hanya dilakukan oleh perantau saja, orang-orang juga kembali ke kampung halaman atau berkunjung ke sanak keluarganya. Setelah shalat Ied, biasanya mereka melakukan sungkeman. Ini merupakan tradisi meminta maaf kepada orang yang lebih tua, yang dilakukan dengan cara membungkukkan badan.